July 01, 2015


Gebrakan Xiaomi lewat produk murah namun memiliki spesifikasi tangguh, terbukti cukup ampuh mendongkrak pamornya di pasar smartphone tanah air. Beberapa diantaranya bahkan menjadi incara para pemburu smartphone murah. Di produk terbarunya, Mi 4i, Xiaomi kembali menjadi sorotan. Smartphone anyar yang dibanderol sekitar Rp 2.799.000,- ini tampil trengginas lewat bodi tipis nan ciamik.

Sokongan prosesor Octa-core 64-bit Snapdragon, layar full HD yang jernih, kamera tangguh serta jaringan data 4G LTE Dual SIM Dual Standby, rasanya bakal membuat ketar-ketir para competitor di kelas flagship. Supaya lebih sip lagi, saya akan mengulas performanya berikut ini:


Desain
  
138.1x69.6x7.8 mm; 130 g; Full touchscreen; Volume button, Power button, microfon, SIM Card Tray
  
Layaknya beberapa produk terdahulu, di Mi 4i ini pun Xiaomi nampaknya tetap ‘mengadopsi’ konsep disain milik vendor lain, alias tidak menggunakan model desain original sebagai ciri khas. Di smartphone terbarunya ini, Xiaomi mengusung desain unibodi dengan struktur dan tampilan luar mirip Lumia 630/Lumia 640.

Secara fisik, desain Mi 4i sama persis dengan Mi 4. Hanya saja, Mi 4i tak dibalut dengan frame metal. Bodinya lebih didominasi bahan plastik polikarbonat dengan finishing matte. Hanya tombol volume dan power/lock screen yang menggunakan bahan metal stainless.

Meski begitu, ‘downgrade’ material ini tak lantas membuatnya jadi terlihat ‘murahan’. Anda akan tetap mendapatkan smartphone berdesain ciamik, dan bisa menggunakannya dengan nyaman. Saat digenggam, bodi Xiaomi Mi 4i pun terasa kokoh dan cover belakang tidak licin. Xiaomi mengklaim cover belakang Mi 4i ini anti noda minyak dan sidik jari. Jadi, tak perlu takut Xiaomi Mi 4i Anda cepat kotor.
Mi 4i memiliki bodi yang lebih tipis ketimbang Mi 4. Mi 4i tebalnya 7.8mm sementara Mi 4 sekitar 8.9mm. Kombinasi material plastik dan bodi yang tipis, juga membuat ponsel ini lebih ringan dibanding seniornya tersebut.

Tampak depan, Anda akan menjumpai layar sentuh yang memiliki rasio layar dengan bodi sekitar 72%. Bezelnya lumayan tipis, dan membuat area layar terlihat cukup luas. Di atas layar, terdapat kamera depan berseberangan dengan logo ‘Mi’ dan di tengahnya ada earpiace. Di bagian bawah layar, terdapat 3 tombol kapasitif yang berfungsi sebagai tombol Recent Apps, Home dan Back.

Beralih ke sisi belakang. Anda akan menjumpai kamera utama di pojok atas berjajar dengan ‘two-tone flash’ yang memiliki  kemampuan mengatur temperature warna untuk menghasilkan pencahayaan terbaik saat menjepret foto. Di bagian bawah, ada logo Mi yang tercetak timbul dengan bahan stainless. Corong speaker menjadi penghias sisi belakang bawah dengan tonjolan kecil untuk menjaga semburan audio tetap baik.

Karena menerapkan konsep unibodi, alhasil SIM Tray diletakan di sisi kiri bodi dan untuk mengeluarkannya harus menggunakan SIM card ejector yang ada di paket penjualan. Di SIM Tray ini, terdapat dua slot SIM card berjenis micro-SIM. Untuk pengisian daya baterai, Mi 4i menggunakan micro USB 2.0 dengan port yang ada di bagian bawah.


Display

5 Inci Sharp/JDI (~441 ppi); IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors; Corning OGS Fully Laminated; full HD 1080x1920 pixels; multitouch; 178 derajat view angle
  
Xiaomi Mi 4i didukung beragam tegnologi layar terbaru yang ada di smartphone flagship. Sama seperti Mi 4, layar 5 inci Sharp/JDI miliknya pun beresolusi full HD dengan kerapatan piksel mencapai 441 ppi. Lebih tinggi dibanding layar iPhone 6 yang hanya sekitar 326 ppi. Alhasil, gambar yang tertampil lebih rapat dan natural. Ketajaman gambarnya cocok untuk browsing, menonton video bahkan membaca e-book.
Layar Xiaomi Mi 4i juga memiliki saturasi warna ultra tinggi dengan 95% bentang warna NTSC. Artinya, warna-warna yang dipancarkan jadi lebih tajam. Tak hanya itu saja, fitur Sunlight Display yang dimiliki Mi 4i juga mampu menyesuaikan kontras piksel secara real time. Tak seperti kebanyakan layar smartphone yang meningkatkan brightness secara ekstrim saat terkena langsung terik matahari, teknologi layar Mi 4i ini otomatis hanya akan meningkatkan kecerahan layar seperlunya saja. Jadi, kecerahan serta kecemerlangan layarnya merata, dan pastinya akan nyaman dipandang mata.

Untuk melindungi layar, Xiamo Mi 4i melapisi kaca layar dengan Corning OGS fully Laminated. Teknologi ini menyatukan sensor sentuh layar dengan lapisan kaca pelindung, untuk mengurangi refraksi negatif cahaya karena adanya udara yang masuk ke lapisan layar. Alhasil, layar Mi 4i ini jadi lebih tipis dan ramping. Karena komposisi dasarnya sama seperti Gorilla Glass, otomatis layar ponsel ini pun anti gores.

Layar Xiaomi Mi 4i juga mendukung multitouch. Saat diuji menggunakan aplikasi multitouch tester, layar ponsel ini mampu mengenali 10 titik sentuhan.


OS & Interface

Android OSv5.0.2 (Lollipop); MIUI 6
   
Xiaomi Mi 4i sudah menggunakan platform Android terkini, yang dikombinasikan dengan user interface khas miliknya versi terbaru yakni MIUI 6. Custom UI milik Xiaomi ini bisa menjalankan beragam aplikasi Android lebih cepat ketimbang smartphone yang menggunakan interface default Android. Selain itu, tampilan serta struktur keseluruhan antarmuka ponsel ini pun jadi lebih segar dan enak dilihat.
Ikon menu serta pengelompokan folder aplikasi di MIUI 6 ini sepintas mirip dengan iOS 8 Apple.  Secara default, terdapat dua jendela homescreen di Mi 4i. Layar utama tempat ikon aplikasi tertampil ini bisa bertambah sesuai banyaknya aplikasi yang didownload/disimpan. Anda bisa dengan mudah menelusuri tiap menu dan menjalankannya.

Layaknya interface Android smartphone lain, panel notifikasi bisa dimunculkan dengan menarik layar dari ujung atas ke bawah. Namun tak seperti biasanya, di panel notifikasi ini antara pemberitahuan/notifikasi yang muncul dengan pengaturan cepat dibuat di homescreen terpisah. Untuk memunculkan pengaturan cepat, Anda harus menggeser layar dari kanan ke kiri saat notifikasi tertampil.

Selain itu, MIUI 6 secara default juga menghilangkan bar notifikasi dari ikon-ikon pemberitahuan maupun indikator sinyal yang membuat homscreen Mi 4i terlihat bersih. Namun, ikon-ikon tersebut sejatinya tetap bisa dimunculkan dengan melakukan pengaturan di menu ‘Notification Settings”.

Seperti di MIUI 5, Xiaomi tetap mempertahankan fungsi standar tombol Recent Apps di MIUI 6 ini. Ikon aplikasi yang tengah berjalan di background bisa ditutup dengan cara swipe ke atas dan swipe ke bawah untuk menguncinya. Atau membersihakan semua notifikasi tersebut dengan menekan tombol clear all (X).


Hardware & Benchmark
  
Prosesor Octa-core 1.7 GHz 64-bit, Qualcomm Snapdragon 615 generasi 2; Adreno 405; 2 GB RAM LPDDR3; Internal storage 16GB; Accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer; Baterai: Non-removable Li-Ion Polymer 3120 mAh
   
Smartphone kelas menengah ini menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 615, dengan prosesor 64-bit. Berdasarkan hasil tes aplikasi CPU Z, Xiaomi Mi 4i yang diuji saya menggunakan 8x ARM Cortex-A53 dengan clockspeed 1.65 GHz.

Untuk menunjang kemampuan, Mi 4i membekali diri dengan RAM 2GB serta ditopang grafis Adreno 405. Alhasil, menjalankan fungsi multitasking dan menonton video HD bisa dilakukan dengan baik dan lancar. Untuk memainkan game 3D maupun game yang memiliki spesifikasi agak tinggi, semisal AE 3D Motor, Xiaomi Mi 4i sedikit agak ngelag.

Layaknya Mi 4, Xiaomi Mi 4i ini pun tak dibekali slot memori ekspansi microSD layaknya smartphone kebanyakan. Hal ini bukan tanpa alasan, pihak Xiaomi mengklaim penggunaan kartu microSD kerap mengganggu kinerja ponsel, apalagi jika kartu microSD yang digunakan ‘palsu’ alias memiliki performa kurang baik.

Di Mi 4i, Xiaomi menanamkan memori internal sebesar 16GB yang dibagi-bagi untuk sistem, dan Anda bisa menggunakan sekitar 12.9GB untuk menyimpan data serta aplikasi. Untuk penyimpanan ekstra, Xiaomi menyiapkan Mi Cloud sebsar 5GB secara gratis.

Untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan pengguna, Xiami Mi 4i dibekali dua pilihan mode penggunaan, yakni Performance dan Balance. Pilihan mode ini selain berpengaruh pada kinerja jeroan, juga berefek pada kemampuan baterai dalam menyokong sumber power.
saya menguji kinerja keseluruhan smartphone anyar Xiaomi ini untuk mengetahui seberapa tangguh. Aplikasi benchmark yang digunakan adalah AnTuTu, Quadrant Standard dan NenaMark 2. Hasil yang diperoleh saat memakai AnTuTu 64-bit dan ponsel dalam keadaan fresh , Xiaomi Mi 4i mencatat skor 38324. Posisinya ada di bawah Asus Padfone S dan di atas LG G3, HTC One serta Asus Zenfone 5. Saat menggunakan Quadrant, hasil yang dicapai sekitar 24489 dengan posisi di atas Samsung Galaxy E5, LG G3 dan Oppo R5.

Untuk grafis, hasil benchmark menggunakan aplikasi NenaMark 2 skornya adalah 59.9fps setingkat Sony Xperia Z2.

Ketimbang Mi 4, baterai Xiaomi Mi 4i memiliki kapasitas yang lebih besar yakni 3120 mAh. Jenis baterainya adalah Lithium-ion 4.4V dengan teknologi Polymer Cell. Sepanjang pengujian, baterai smartphone ini mampu memberikan waktu aktif untuk penggunaan standar seperti browsing, main game, foto (tanpa flash) dan chatting hingga satu hari penuh.

Menariknya, berkat sokongan chipset Snapdragon, Mi 4i juga dilengkapi teknologi Qualcomm Quick Charge 2.0 yang memungkinkan proses pengisian baterai lebih cepat. Saat pengujian, saya mendapatkan baterai Mi 4i terisi sebanyak 40% dalam waktu kurang dari satu jam (menggunakan charger 2 Ampere).


Konektivitas & Internet

Dual SIM Dual Standby; GSM 850/900/1800/1900; HSDPA 850/900/2100, LTE band 3(1800), 7(2600), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500); Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot; microUSB v2.0, Bluetooth 4.1A2DP; microUSB v2.0, USB On-The-Go; GPS/A-GPS, Glonass, Beidou
  
Meski masuk kelas middle-end, Xiaomi Mi 4i nyatanya telah dibekali sarana koneksi yang ada di smartphone flagship. Untuk data misalnya, selain HSPA+, smartphone yang telah diuji , ini juga menyertakan 4G LTE dengan 16 band. Sayangnya, di tanah air sendiri 4G LTE masih menggunakan frekuensi 900 MHz. Satu-satunya operator yang telah menggunakan pita 1800 MHz adalah XL.

Meski begitu, jaringan 4G LTE di Xiaomi Mi 4i ini bisa dinikmati di Dua Slot SIM card yang tersedia, dan mendukung Dual Standby. Hanya saja, penggunaan koneksi internet ini sifatnya bergantian. Jika Anda menggunakan SIM 1, otomatis data di SIM 2 akan offline. Begitu pun sebaliknya.

Untuk koneksi lain, Anda juga bisa memanfaatkan akses 3x lebih cepat menggunakan WiFi 802.11ac ketimbang WiFi versi lawas. Ada juga Bluetooth 4.1 untuk bertukar file. Sayang, Xiaomi Mi 4i tak dibekali koneksi NFC.
Seperti disinggung sebelumnya, Mi 4i tak dilengkapi slot kartu microSD, namun dengan micro USB 2.0 yang memiliki profile USB On The Go (USB OTG), Anda bisa membaca flashdisk di Xiaomi Mi 4i.

Bagi yang hobi traveling, Xiaomi Mi 4i didukung GPS/A-GPS plus GLONASS dan Beidou. Peta digitalnya bisa pula memanfaatkan Google Maps. Compass digital di ponsel ini juga bisa dimanfaatkan untuk panduan arah.

 Primary camera Sony CMOS sensor 13 MP, 4128 x 3096 pixels, autofocus, 5 elemen lensa, Aperture f/2.0, dual-LED (dual tone) flash, Geo-tagging, touch focus, face/smile detection, panorama, HDR, Filter effect; Video recorder 1080p@30fps; Secondary camera 5MP Omnivision, Aperture f/1.8, Wide angle 80 derajat, 36 Beautify
  
Di Xiaomi Mi 4i, para pecinta foto dimanjakan oleh 5 elemen lensa kamera dan stacked CMOS sensor generasi kedua besutan Sony, yang memiliki resolusi 13 MP plus Aperture f/2.0. Sokongan beragam fitur terkini, pun menjadi kekuatan utama kamera dalam menghasilkan foto berkualitas baik.

Tak seperti kebanyakan smartphone sekelas yang hanya dibekali LED flash biasa, di Mi 4i, Xiaomi menanamkan two tone flash yang secara otomatis mengukur dan menganalisa temperature warna atau seberapa kuat cahaya putih dan kuning (cold light dan warm light) yang diperlukan saat foto dijepret untuk menghasilkan pencahayaan yang paling alami. Alhasil, foto-foto akan terlihat natural bahkan saat menggunakan flash.

Untuk yang terbiasa menggunakan kamera digital, Mi 4i juga menyediakan mode ‘manual’. Mode ini memiliki ikon-ikon dan slider sederhana yang mudah digunakan. Anda bisa mengatur white balance, focus, waktu exposure, dan ISO. Bagi yang ingin cepat dan instant, bisa memanfaatkan mode HDR. Kamera Mi 4i juga mendukung stabilisasi foto di malam hari yang kondisinya minim cahaya (low light), foto-foto long exposure akan tetap terlihat jernih.

Jika Anda merasa kurang yakin terhadap kualitas fokus foto saat menjepret, tinggal manfaatkan mode ‘Refocus’. Nantinya, hasil foto akan di-retouch ulang oleh fitur Magic Foto sesuai titik fokus yang Anda pilih.

Kamera Xiaomi Mi 4i juga menawarkan kemampuan lain saat pengambilan foto di dalam ruang atau tempat minim cahaya, yakni dengan memanfaatkan mode ‘Torch’. Di mode ini, LED flash akan berfungsi sebagai lampu senter untuk mencegah foto terlalu terang akibat kilatan cahaya lampu flash yang kadang tidak merata.

Bagi yang hobi selfie, kamera depan Xiaomi Mi 4i memiliki wide angle hingga 80 derajat, yang memungkinkan Anda foto selfie bareng teman-teman. Sokongan Aperture f/1.8 di kamera depan mampu menangkap cahaya lebih banyak, sehingga hasil foto akan terlihat apik. Uniknya, fitur face detection yang dimiliki Mi 4i mampu mendeteksi jenis kelamin serta usia obyek foto juga loh.

Selain foto, kamera Xiaomi Mi 4i juga bisa dimanfaatkan untuk merekam video full HD 1080p dan rekaman HDR yang hasilnya memiliki detail lebih banyak dan dynamic range lebih lebar. Menariknya, kamera Mi 4i juga memungkinkan Anda untuk mengatur fokus dan exposure saat sedang merekam untuk memberikan kontrol kreatif yang lebih baik.


Multimedia

MP3/WAV/eAAC+/FLAC player; MP4/DivX/XviD/WMV/H.264 player; Photo/video editor; FM Radio
  
Fitur multimedia ini bisa dibilang sebagai pelengkap hiburan. Xiaomi Mi 4i menyediakan player musik default dengan interface yang sederhana. Pengkategorian file musik pun tak terlalu komplit, layaknya Walkman player milik Sony Xperia. Namun, Anda bisa terintegrasi dengan layanan streaming lagu online dengan terlebih dahulu login menggunakan Mi account. Soal kualitas audio, Mi 4i dibekali Smart PA playback yang secara signifikan mampu meningkatkan output suara. Selain itu, Mi 4i juga didukung pengaturan equalizer serta Mi Sound Enhancer untuk audio yang lebih ‘nendang’.

Untuk video, Xiaomi Mi 4i tak menyediakan ikon aplikasi khusus. Jadi, untuk memutar file film, Anda harus membukanya dari gallery atau file manager. Minusnya, tak semua format file video bisa diputar oleh player default Mi 4i. Anda yang hobi nonton video online, bisa memanfaatkan layanan streaming video online Google.

Sebagai alternatif hiburan, Xiaomi Mi 4i menyediakan radio FM yang didukung teknologi RDS, serta menyediakan kemampuan merekam siaran radio.

 Kelebihan:
• Bobot ringan, desain elegan dengan bodi tipis
• Android 5.0.2 Lollipop plus MIUI 6
• Layar full HD dengan fitur Sunlight Display
• Kamera 13 MP dengan Two tone flash dan Fitur lengkap
• Prosesor Octa-core 64-bit

Kekurangan:
• Tidak ada slot microSD
• Tidak didukung koneksi NFC
• Desain kurang original
• 4G LTE tidak mendukung frekuensi 900 MHz

KESIMPULAN
Di kelas mid-end, Xiaomi Mi 4i tercatat mampu melibas rata para kompetitornya seperti Asus Zenfone 5/6, Samsung Galaxy E5, Oppo R5 bahkan hasil benchmark mampu unggul dari LG G3. Hal ini tentu saja tak lepas dari sokongan prosesor Octa-core 64-bit miliknya, yang juga ditopang beragam teknologi hardware terkini. Smartphone anyar Xiaomi ini pun memberikan bonus lain berupa fitur kamera yang ciamik, baik di belakang maupun depan.
Selain itu, dukungan layar super jernih yang dibalut bodi tipis, menjadikannya enak untuk ditenteng ke mana saja. Namun, dibalik itu semua, Mi 4i tak dibekali desain original sebagai ciri khas. Sama seperti beberapa pesohornya, yang bisa dibilang ‘mengekor’ kompetitor. Minusnya slot microSD, untuk beberapa kalangan dirasa jadi batu sandungan. Begitu pula dengan jaringan 4G LTE yang tidak mendukung frekuensi 900 MHz, bakal kurang asik jika hanya satu operator saja yang bisa digunakan.


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © TCK Animation HD - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -