- Back to Home »
- Anak angsa & Kelinci
Ada sekumpulan angsa dan kelinci, hidup di hutan rimba.
Di saat-saat tertentu si anak angsa jantan mengepakkan
sayapnya untuk terbang. Memang angsa tidak sebaik burung
yang dapat terbang tinggi di angkasa. Namun angsa adalah
salah satu yang dikaruniakan sepasang sayap oleh Tuhan
Allah.
Suatu ketika anak kelinci melihat anak angsa terbang
melintas, kemudian anak kelinci meminta sayap kepada
induknya. Namun apa daya, induk kelinci betina saja pun tak
mempunyai sayap. Bagaimana mungkin bisa mengajarkan
anak nya untuk terbang. Kelinci hanya bisa masuk lubang
ataupun berlari kesana-kemari menggunakan kakinya. Maka
iri dan syirik lah si induk kelinci, karena ia dan anaknya tak
bisa terbang seperti angsa. Kemudian induk kelinci setiap saat
memikirkan cara agar anak angsa tak bisa terbang lagi. Induk
kelinci berpikir keras bagaimana caranya untuk mematahkan
sayap anak angsa.
Terlintas suatu rencana muslihat. Induk kelinci memberikan
induk angsa sebuah Cannabis Sativa. Hingga induk angsa
betina tak bisa melihat dengan jelas dan mengira anaknya
adalah angsa liar lain. Dan tak disangka induk angsa
mematuk-matuk sayap-sayap anak angsa, hingga anak angsa
tak sanggup lagi untuk terbang. Namun anak angsa tahu,
induknya melakukan itu semua hanya karena sebuah Cannabis
Sativa.
Mungkin induk kelinci telah menang, dan anak angsa
mengalami luka pada sayapnya. Namun hidup hanya lah
sebuah permainan. Anak angsa hanya membutuhkan waktu.
Hingga sayap-sayapnya pulih dan dapat terbang kembali.
Untuk mematuk kepala kelinci dengan paruhnya. Dan jikalau
pun sayap anak angsa benar-benar telah patah, namun dia
tetap lah angsa yang pernah merasakan terbang di udara...
Dan sebaliknya sampai kapan pun keturunan kelinci tetap lah
kelinci yang tak akan pernah bisa punya sayap untuk terbang
seperti angsa. Dan selamanya hanya akan di dalam lubang
yang gelap...